ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

19 Jan 2026

Kapolsek Belawa Monitoring Kesiapan SPPG Desa Lautang, Pastikan Standar Gizi dan Keamanan Pangan Terpenuhi


zonabuser,id, WAJO — Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani, S.Hi., bersama personel Polsek Belawa melaksanakan kegiatan patroli sekaligus monitoring Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) tingkat kecamatan yang berlokasi di Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Senin (19/1/2026) pukul 10.00 WITA.

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan SPPG, khususnya dalam mendukung penyediaan pangan bergizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat. Dalam peninjauan itu, Kapolsek Belawa menekankan pentingnya pemenuhan standar higienitas dan keamanan pangan, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi.

Selain itu, aspek kualitas gizi juga menjadi perhatian, termasuk keseimbangan nutrisi, variasi menu, serta pemanfaatan bahan pangan lokal. Kapolsek Belawa turut memastikan fasilitas produksi telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), serta alur produksi berjalan efisien dengan waktu pengolahan yang mendekati jadwal distribusi dan proses memasak dimulai sejak pagi hari.

Tak kalah penting, IPTU Awal Syahrani juga menyoroti legalitas dan tata kelola SPPG agar seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun operasional.

Di sela-sela kegiatan, Kapolsek Belawa menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga. Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta tidak ragu melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas kepada Kantor Polsek Belawa.

“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin,” ujar IPTU Awal Syahrani.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

**KASI HUMAS POLRES WAJO**

Forum Belajar KUHP–KUHAP, Reskrim Polres Soppeng Asah Ketajaman Penyidik Awal 2026

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Soppeng menggelar Forum Belajar Bersama KUHP dan KUHAP

zonabuser,id, SOPPENG – Mengawali tahun 2026, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Soppeng menggelar Forum Belajar Bersama KUHP dan KUHAP sebagai upaya penguatan kapasitas penyidik dalam penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Foto Kasat Reskrim Polres Soppeng


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Analisis dan Evaluasi (Anev) kinerja Sat Reskrim, sekaligus menjadi ruang diskusi internal untuk menyamakan persepsi dalam penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).


Forum belajar ini menghadirkan para Kepala Unit (Kanit) sebagai pemateri. Materi KUHP dan KUHAP dipaparkan secara bergantian oleh Kanit Pidum IPDA Fauri Islamuddin Baso, SH, Kanit Tipidkor IPDA Alfian Saputra Sunaldi, SH, Kanit Tipidter IPDA Harmoko, S.Sos, Kanit PPA IPDA Fajar Nur, SE, MM, serta Kanit Resmob AIPTU Jumaldi, SE.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, SIK, MIK, melalui Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, SH, MH, menegaskan bahwa forum belajar ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman penyidik terhadap penerapan KUHP dan KUHAP, khususnya dalam tahapan penyelidikan dan penyidikan.

“Forum ini menjadi ruang belajar bersama, saling mengingatkan, sekaligus memperkuat komitmen agar setiap penanganan perkara berjalan profesional, akuntabel, dan tetap humanis,” ujar AKP Dodie.

Ia menambahkan, pemahaman yang seragam dan mendalam terhadap aturan hukum sangat penting untuk mencegah kesalahan prosedur di lapangan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.


Melalui forum belajar ini, Sat Reskrim Polres Soppeng berharap kualitas penanganan perkara semakin meningkat, sejalan dengan tuntutan masyarakat akan pelayanan kepolisian yang cepat, tepat, dan berkeadilan.

18 Jan 2026

Warga Labessi Minta Penjelasan PLN Pajalesang Terkait Pemadaman Listrik



zonabuser,id SOPPENG – Warga Labessi, Kabupaten Soppeng, meminta penjelasan dari pihak PLN Pajalesang terkait pemadaman listrik malam hari  yang terjadi beberap rumah warga.


Pemadaman tersebut dilaporkan terjadi di lorong depan Masjid Almunawwarah Labessi, yang menyebabkan aktivitas warga terganggu. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang diterima masyarakat terkait penyebab pemadaman tersebut.


Salah seorang warga menyampaikan bahwa apabila terdapat gangguan teknis, pemeliharaan jaringan, atau kendala lainnya, seharusnya pihak PLN dapat menyampaikan informasi terlebih dahulu kepada warga.


“Kalau memang ada masalah atau perbaikan, sebaiknya disampaikan ke warga agar tidak menimbulkan kebingungan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya. Minggu 18 Januari 2026


Warga berharap PLN Pajalesang Kabupaten Soppeng dapat segera memberikan klarifikasi dan meningkatkan komunikasi kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.**)

Polda Sulsel Kerahkan Tim Gabungan Cari Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros–Pangkep


zonabuser,id, Makassar-Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 Wita.

Informasi awal hilangnya kontak pesawat dengan nomor registrasi PK-THT diterima dari General Manager AirNav Makassar. Berdasarkan data awal, pesawat diperkirakan berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Sulsel langsung mengerahkan personel Polres Maros dan personel Polres Pangkep yang diperkuat unsur TNI, Basarnas, BPBD, Brimob Polda Sulsel, Dit Samapta Polda Sulsel, Paskhas TNI AU, serta berbagai potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir kontak pesawat.

Polda Sulsel juga mengerahkan personel SAR dari satuan Brimob dan Samapta guna memperkuat tim gabungan di lapangan. Berdasarkan manifest terbaru dari pihak maskapai, pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Perubahan manifest terjadi akibat pergantian kru sebelum keberangkatan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Hingga Sabtu malam, objek pesawat belum ditemukan. Proses pencarian terkendala cuaca berkabut, hujan gerimis, serta kondisi medan pegunungan yang terjal. Atas pertimbangan keselamatan personel, pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan kembali pada Minggu (18/1/2026) pagi.

Sebagai langkah penguatan koordinasi, Posko Induk gabungan Basarnas dan TNI–Polri dipindahkan ke Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, serta didirikan posko pendukung di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Pencarian difokuskan pada dua jalur utama, yakni wilayah Balocci, Pangkep dan Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Maros.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI, dan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan secara terpadu.

“Kami telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk pembentukan posko dan penguatan personel di lapangan, guna mendukung operasi pencarian,” ujar Kapolda saat konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (18/1/2026).

Kapolda juga menambahkan, RS Bhayangkara Makassar telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk pelaksanaan pemeriksaan antemortem. Rumah sakit tersebut didukung oleh tim DVI Mabes Polri, dengan personel khusus yang telah disiapkan.

Polda Sulsel memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan mengerahkan kemampuan terbaik untuk memaksimalkan proses pencarian, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi medan di lokasi pencarian.

Hancur di Puncak Bulusaraung, Harapan Selamat Penumpang ATR 42-500 Menipis



zonabuser,id, BULUSARAUNG, SULSELTim SAR Gabungan berhasil menemukan badan pesawat beserta sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pada hari ini. Minggu 18 Januari 2026

Temuan pertama dilaporkan pada pukul 07.46 WITA, berupa bagian jendela pesawat di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT. Selang tiga menit kemudian, tepat pukul 07.49 WITA, tim kembali menemukan bagian badan pesawat berukuran besar.

Serpihan yang ditemukan meliputi jendela, badan pesawat, hingga bagian ekor. Kondisi badan pesawat yang hancur parah memunculkan dugaan kuat bahwa tidak ada kru maupun penumpang yang selamat.

Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan proses pencarian dan evakuasi untuk menemukan seluruh korban serta memastikan tidak ada bagian pesawat yang terlewat.

Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi medan pegunungan yang terjal dan cuaca di lokasi kejadian.

Sengketa Sawah Memanas, Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam


zonabuser,id, WAJO – Polisi mengamankan seorang pria yang diduga preman karena membawa senjata tajam saat terjadi ketegangan akibat sengketa lahan persawahan di Desa Lawesso, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Pria tersebut diamankan untuk mencegah terjadinya bentrokan antarwarga.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 14.30 Wita di Dusun Sakkaleng. Pria yang diamankan diketahui berasal dari Kecamatan Majauleng dan kedapatan membawa sebilah badik saat berada di lokasi sawah.

Kapolsek Penrang IPTU Zainal Abidin AB Saro, S.Sos mengatakan, pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya ketegangan di lokasi sengketa lahan.

“Anggota kami bersama tim Resmob Polres Wajo turun ke lokasi untuk menghentikan aktivitas panen karena berpotensi memicu konflik. Saat itu, salah satu pria tidak terima dan berupaya mengeluarkan senjata tajam,” ujar Zainal Abidin kepada wartawan, Sabtu (17/1).

Zainal menjelaskan, sengketa sawah tersebut melibatkan H Bakri dan Andi Yayang. H Bakri sebelumnya menggadai sebidang sawah di Desa Lawesso dengan nilai sekitar Rp150 juta dan telah menguasai lahan itu selama kurang lebih 10 tahun.

“Pemilik sawah berniat menebus kembali lahan tersebut, namun terjadi penolakan sehingga memicu konflik. Kedua belah pihak sempat sama-sama menggarap sawah dan saling mengklaim hasil tanam,” jelasnya.

Situasi memanas ketika H Bakri mendatangkan mesin pemotong padi serta sejumlah orang dari luar Kecamatan Penrang untuk melakukan panen. Polisi yang berada di lokasi kemudian menghentikan kegiatan tersebut demi menjaga situasi tetap kondusif.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pria yang membawa badik langsung kami amankan ke Mapolsek Penrang,” tegasnya.

Polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak agar tidak melakukan tindakan anarkis. Hingga saat ini, situasi di Desa Lawesso dilaporkan aman dan terkendali.

“Sengketa lahannya masih kami tangani dan akan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Zainal.

**KASI HUMAS POLRES WAJO**

Terbang Rendah, Hantam Lereng Bulusaraung: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Jatuhnya Pesawat ATR

         Foto saksi mata kecelakaan tragis sebuah                               pesawat.


zonabuser,id, PANGKEP — Suasana tenang di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, mendadak berubah mencekam pada Ahad (18/1/2026) siang. Dua pendaki muda yang berada di lokasi menjadi saksi mata langsung kecelakaan tragis sebuah pesawat.


Reski (20) dan Muslimin (18) awalnya tengah menikmati panorama alam dari puncak gunung. Namun, ketenangan itu sirna ketika sebuah pesawat melintas sangat rendah di hadapan mereka.


Saya lihat pesawatnya seperti dikikis gunung Bulusaraung, lalu meledak dan terbakar,” ujar Reski dengan suara bergetar saat menceritakan kembali peristiwa tersebut.


Pesawat yang dimaksud adalah ATR 42-500 bernomor registrasi PK-THT milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT). Menurut keterangan saksi, kejadian berlangsung sangat cepat dan tanpa peringatan.


“Sekitar jam satu siang, sekitar pukul 13.00 WITA,” tutur Reski.


Dalam hitungan detik setelah melintas rendah, pesawat menghantam lereng gunung dan langsung meledak disertai kobaran api. Ledakan itu membuat kedua pendaki terpaku ketakutan.


Reski menyebut jarak mereka dengan titik ledakan hanya sekitar 100 meter. Bahkan, serpihan pesawat disebut sempat berhamburan hingga ke arah mereka.


“Meledak dan ada api. Saya juga kena serpihan yang berhamburan,” ungkapnya.


Hingga kini, proses penanganan dan penyelidikan kecelakaan pesawat tersebut masih terus berlangsung oleh pihak berwenang.


Sumber: @tribuntimurdotcom

Kasus Dugaan Pengeroyokan Lansia di Marioriwawo, Polisi Lakukan Penyelidikan

            Keterangan Foto sumber  Kapolsek Marioriwawo

zonabuser,id, SOPPENG — Seorang pria lanjut usia bernama M (63) menjadi korban tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang terjadi di Marioindah , Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.


Korban yang diketahui berprofesi sebagai petani tersebut diduga dipukul menggunakan batu di bagian kepala oleh terduga pelaku S alias J bersama beberapa orang lainnya. Akibat serangan tersebut, korban terjatuh dan kembali mengalami pemukulan secara bersama-sama.


“Korban dipukul menggunakan batu hingga terjatuh, kemudian dipukuli secara bersama-sama,” ungkap sumber kepolisian.


Akibat kejadian itu, M  mengalami luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Takalala untuk mendapatkan perawatan medis.


Identitas Korban diketahui bernama M (63), warga Mallekana, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo. 

Sementara terduga pelaku dalam peristiwa tersebut adalah  S alias J yang diduga tidak bertindak sendiri.


Saksi di Lokasi Kejadian


Peristiwa kekerasan ini disaksikan oleh dua warga setempat, yakni KM  (45) dan Andi Hyt (40), yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.


Penanganan Perkara


Saat ini, pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Soppeng. Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Marioriwawo tengah melakukan koordinasi dengan Resmob Polres Soppeng guna mendalami kasus tersebut dan memburu para terduga pelaku lainnya.



Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pelaku dalam insiden kekerasan tersebut.

//Sumber Kapolsek Marioriwawo Akp Mas Udi 
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved