Isu ini kerap memunculkan keluhan warga mengenai ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menilai, pendataan bansos seharusnya melibatkan Ketua Rukun Tetangga (RT) secara penuh.
Menurutnya, RT merupakan pihak yang paling memahami kondisi sosial dan ekonomi warganya secara langsung.
“Pendataan bansos seharusnya melibatkan RT secara penuh, karena RT yang paling tahu kondisi warganya. Jangan sampai ada warga mampu yang dapat bantuan, sementara yang benar-benar butuh justru terlewat,” ujarnya.Pendataan bantuan sosial dinilai perlu menjadikan RT sebagai pihak utama dalam menentukan kelayakan penerima.
Hal ini dianggap penting agar penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Dengan keterlibatan aktif RT, data penerima bansos dapat diverifikasi secara objektif, sehingga meminimalkan potensi kesalahan, baik warga yang tidak layak menerima bantuan maupun warga kurang mampu yang justru terabaikan.
Selain itu, pelibatan RT juga diyakini mampu menekan potensi kecemburuan sosial di masyarakat.
Transparansi dalam proses pendataan menjadi kunci agar penyaluran bansos berjalan secara adil dan akuntabel.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah serta instansi terkait menjadikan RT sebagai garda terdepan dalam pendataan bansos, bukan sekadar pelengkap administrasi. Dengan demikian, bantuan sosial diharapkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.**)











FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram