ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

26 Feb 2026

Bupati Soppeng Saksikan Penandatanganan MoU dan PKS Pemdes se-Kabupaten Soppeng dengan BRI Watansoppeng


zonabuser,id, Soppeng-Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., saksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Watansoppeng dengan Pemerintah Desa se-Kabupaten Soppeng di Aula Kantor Cabang BRI Watansoppeng, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BO Watansoppeng tanggal 22 Desember 2025 Nomor: 100.3.7/09.0.0.1/KSBD/XI/2025 tentang Layanan Jasa Perbankan.

Pada kegiatan tersebut, penandatanganan Nota kesepahaman dilakukan oleh  Kepala BPKPD Kabupaten Soppeng, Drs. H. Dipa, bersama BOH BRI Soppeng, Rahmatulloh Habibi.

BOH BRI Soppeng, Rahmatulloh Habibi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nota kesepahaman tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan perbankan di lingkungan pemerintahan desa.

Keberadaan layanan jasa perbankan BRI di Kabupaten Soppeng memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas keuangan pemerintah desa, pembangunan, serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa BRI mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui penerapan digitalisasi sistem pembayaran, khususnya Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Bupati Soppeng, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pihak BRI, kerja sama ini dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh desa demi mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Soppeng.


Sekretaris Komisi III DPRD Soppeng Terima Kunker DPRD Pinrang Bahas Mekanisme Reses


Sumber: DPRD Kabupaten Soppeng
Website: dprd-soppeng.go.id
Facebook: DPRD Kabupaten Soppeng
Instagram: @dprd_soppeng
TikTok: dprd.soppeng
YouTube: DPRD Soppeng Sul Sel

zonabuser,id, Soppeng-Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng, Rusdiaman Tahir, SE menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pinrang yang terdiri dari Komisi III dan Komisi IV.


Kunjungan tersebut membahas mekanisme serta pelaksanaan kegiatan reses di Kabupaten Soppeng, mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan di daerah pemilihan, hingga penginputan dan tindak lanjut aspirasi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak saling bertukar informasi dan efektivitas reses sebagai sarana menyerap aspirasi warga. 

Diskusi juga menyoroti pentingnya
 transparansi, akuntabilitas, serta sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah agar hasil reses benar-benar berdampak pada pembangunan.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai bentuk penguatan koordinasi antar lembaga legislatif di Sulawesi Selatan.

Tiang Telekomunikasi Miring di Depan Puskesmas Cangadi, Warga Khawatir Roboh


Sumber: Facebook grup BKKS (Berita Kejadian Kabupaten Soppeng)

Foto: Tangkapan layar postingan Facebook memperlihatkan kondisi tiang telekomunikasi miring di depan Puskesmas Cangadi, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.


zonabuser,id, SOPPENG – Sebuah tiang telekomunikasi yang berada di depan Puskesmas Cangadi, tepatnya di samping Alfamart, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, dilaporkan dalam kondisi miring dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.


Informasi tersebut beredar melalui unggahan di grup Facebook BKKS (Berita Kejadian Kabupaten Soppeng) yang diposting oleh akun Hamzah afitri02, Kamis (26/2/2026).


Dalam postingannya, ia menyampaikan bahwa kondisi tiang semakin hari semakin miring, terlebih saat ini memasuki musim penghujan yang rawan angin kencang.


“Tabe untuk pihak terkait tiang telekom tambah hari tambah miring, karena sekarang musim penghujan sebelum ada korban sebaiknya dibenahi,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Warga sekitar berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan atau instansi yang bertanggung jawab atas tiang telekomunikasi tersebut.

Dewan Pendidikan Soppeng Apresiasi Pasar Ramadan Sukses 2026 di Lapangan Gasis



zonabuser,id, SOPPENG – Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan Pasar Ramadan Sukses 2026 yang digelar di Lapangan Gasis, Kota Watansoppeng, mulai 25 Februari hingga 15 Maret 2026.


Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. H. Nurmal Idrus, SE, MM, menilai kegiatan ini menjadi ruang positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya generasi muda, untuk berkreasi dan berkolaborasi dalam membangun perekonomian daerah.


“Sangat menyegarkan melihat anak muda pelaku UMKM di Soppeng saling membuka ruang kreatif, berkolaborasi membangun daerah tanpa harus menunggu ‘warisan’ fasilitas. Mereka tidak terkurung dalam romantisme kemudahan orang tua, melainkan sibuk menempa mental di atas kaki sendiri,” ujarnya.


Menurutnya, Pasar Ramadan bukan hanya sekadar ajang transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran karakter, kemandirian, dan semangat kewirausahaan bagi generasi muda.


Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gasis Watansoppeng ini menghadirkan berbagai stand UMKM lokal yang menawarkan aneka kuliner berbuka puasa, produk kreatif, hingga kebutuhan Ramadan lainnya.


Dewan Pendidikan berharap momentum ini dapat terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan di Kabupaten Soppeng, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

TMMD di Soppeng Hadir Membangun Desa dan Perkuat Kemanunggalan TNI–Rakyat


zonabuser,id, Soppeng-TMMD di Soppeng  Hadir Membangun Desa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 kembali hadir sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan di Desa Jampu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng


Kegiatan ini merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan fisik maupun nonfisik.


Melalui TMMD ke-127, berbagai sasaran fisik seperti pembukaan dan pembangunan  jalan desa, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta sarana air bersih mulai dikerjakan secara gotong royong. 


“Kami sangat bersyukur dengan adanya TMMD ini. Jalan yang selama ini sulit dilalui, sekarang sudah mulai diperbaiki. Ini sangat membantu aktivitas kami sehari-hari,” ujar salah seorang warga desa.


“Kehadiran bapak-bapak TNI di desa kami bukan hanya membangun jalan, tapi juga membangun semangat kebersamaan. Kami merasa diperhatikan,” ungkap warga lainnya.


“Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar desa kami semakin maju,” tambah tokoh masyarakat setempat. Kamis 26/2/2026




Kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat juga mempererat hubungan emosional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.


Pemerintah daerah setempat menyambut baik pelaksanaan TMMD ke-127 karena dinilai mampu membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat desa. Warga pun antusias terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan.


Dengan semangat kebersamaan, TMMD ke-127 diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, membuka akses ekonomi baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa menuju desa yang lebih maju dan mandiri

Dari Dapur Sederhana ke Omzet Jutaan: Berkah Ramadan Nunu di Soppeng


Ibu Nunu memperlihatkan salah satu menu andalan berbuka puasa di usaha kuliner rumahan yang dirintisnya selama Ramadan. Berawal dari hobi memasak, usahanya kini mampu meraih omzet jutaan rupiah per hari di Kabupaten Soppeng


zonabuser,id, Soppeng-Ramadan benar-benar menjadi bulan penuh berkah bagi Nurhidayat yang akrab disapa Nunu. Tanpa rasa gengsi, pemilik salah satu rumah bernyanyi populer di Kabupaten Soppeng ini membuka usaha kuliner khusus menu berbuka puasa. Keputusan tersebut berawal dari hobi sederhananya memasak di rumah, Kamis (26/2/2026).


Awalnya, Nunu hanya mencoba beberapa menu untuk keluarga. Ia kemudian mengundang teman-temannya untuk mencicipi hasil masakannya. Tak disangka, respons yang datang begitu positif. Banyak yang menyukai cita rasanya dan mendorongnya untuk serius mengembangkan usaha tersebut.


“Ramadan itu momen yang penuh berkah. Jadi saya pikir, kenapa tidak mencoba usaha yang lebih relevan dengan suasana bulan puasa,” ujar Nunu singkat.


Dari dapur rumahnya, kini lahir beragam sajian khas berbuka. Mulai dari aneka lauk siap santap, takjil segar, hingga berbagai jenis kue tradisional dan modern tersaji lengkap. Yang membuatnya berbeda, setiap menu disesuaikan dengan cita rasa khas Bugis Soppeng, menghadirkan sentuhan autentik yang memikat lidah pelanggan.


Keputusan Nunu terbukti tepat sasaran. Dalam hitungan hari, usaha kuliner Ramadan yang dirintisnya mampu meraih omzet jutaan rupiah per hari. Pesanan terus berdatangan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Banyak pelanggan mengaku puas karena sajian yang ditawarkan tidak hanya variatif, tetapi juga menghadirkan rasa “rumahan” dengan sentuhan Bugis yang kuat.


Ramadan tahun ini terasa semakin istimewa. Tepat pada 24 Februari 2026, Nunu dan sang suami, Musdar, merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-2. Di tengah kebahagiaan rumah tangga, hadir pula berkah usaha yang menjanjikan.


Bagi Nunu, usaha kuliner bukan sekadar strategi musiman, melainkan bukti bahwa kreativitas dan kepekaan membaca peluang adalah kunci untuk meraih penghasilan. Ramadan menjadi simbol berkah ganda baginya: berkah keluarga dan berkah rezeki.
Dari dapur sederhana, Nunu membuktikan bahwa peluang bisa lahir dari hobi, dan kesuksesan datang bagi mereka yang berani mencoba.

Kades Jampu Apresiasi TMMD ke-127: Infrastruktur Meningkat, Kesejahteraan Warga Terdongkrak


zonabuser,id , SOPPENG – Kepala Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Nurhafsah, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di wilayahnya.


Foto kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 di Desa Jampu.


Hal tersebut disampaikan Nurhafsah kepada Tim Media zonabuser.id saat dikonfirmasi pada Kamis (26/2/2026), bertepatan dengan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 di Desa Jampu.


Dalam keterangannya, Nurhafsah menegaskan bahwa pembangunan fisik yang dilaksanakan melalui program TMMD memberikan dampak langsung bagi masyarakat.


Apresiasi Tinggi atas Pembangunan Infrastruktur


Ia menyambut baik pembangunan  jalan, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta perbaikan saluran air. Menurutnya, infrastruktur tersebut sangat membantu aktivitas warga dan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat desa.

“Pembangunan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kami, khususnya dalam memperlancar akses dan menunjang kegiatan ekonomi,” ujarnya.

Peningkatan Kesejahteraan dan Perubahan Nyata


Nurhafsah juga menilai, TMMD ke-127 membawa perubahan signifikan terhadap konektivitas antarwilayah di Desa Jampu. Akses yang sebelumnya terbatas kini semakin terbuka, sehingga kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, semakin meningkat.

Program ini dinilai bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat desa.
Sinergi TNI-Polri dan Rakyat


Lebih lanjut, ia mengapresiasi sinergi antara personel TNI/Polri dengan masyarakat yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.

Kebersamaan tersebut dinilai mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat ikatan emosional antara aparat dan rakyat.


“Kami melihat langsung bagaimana TNI, Polri dan masyarakat bekerja bersama. Ini bukan hanya membangun desa, tapi juga mempererat hubungan kekeluargaan,” tambahnya.

Diketahui, dalam kegiatan Wasev TMMD ke-127 TA 2026 yang berlangsung pada Kamis (26/2/2026), tampak kekompakan unsur pemerintah daerah bersama legislatif, TNI dan pemerintah desa.


 Momen kebersamaan tersebut juga diabadikan dalam sesi foto bersama Ketua Tim Wasev Pusterad (Brigjen TNI Mukhlis,S.AP,MM) , Bupati Soppeng H,Suwardi Haseng, Wakil Bupati Selle KS  Dalle, Polres Soppeng  TNI  Kodim 1423/ Soppeng,  legislator  serta beberapa tokoh masyrakat dan warga setempat, terlebih karena berlangsung di bulan suci Ramadan 1447 H yang penuh berkah.


Pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Jampu diharapkan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi contoh sinergi pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Soppeng.

Doorstop Kapolda Sulsel Terkait Perkembangan Penyidikan Kasus Penganiayaan Bripda Dirja Pratama



zonabuser,id, Makassar-Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus meninggalnya Bripda Dirja Pratama. Kegiatan doorstop tersebut dilaksanakan di Mapolda Sulsel pada Kamis (26/02/2026).

Dalam keterangannya, Kapolda Sulsel didampingi oleh Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol. Setiadi Sulaksono, Kabid Propam Kombes Pol. Zulham Effendy, serta Kabid Humas Kombes Pol. Didik Supranoto.

Berdasarkan proses penyidikan dan pembuktian yang dilakukan secara intensif, penyidik telah menetapkan satu orang tersangka.

​"Kami telah menetapkan satu orang tersangka, yaitu Bripda P. Berdasarkan hasil visum dari Biddokkes, perbuatan tersebut dilakukan secara sendiri oleh pelaku. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi adalah penganiayaan, bukan pengeroyokan," ujar Irjen Pol. Djuhandhani.

Selain tersangka utama, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Meski belum ditemukan bukti keterlibatan langsung dalam tindak pidana penganiayaan, dua orang anggota kini menjalani proses pendalaman terkait disiplin dan kode etik yaitu Bripda MF dan Bripda MA, salah satu anggota yang berada di lokasi diketahui melihat kejadian tersebut namun tidak melaporkannya, sehingga turut diproses secara internal.

"Berdasarkan hasil penyidikan, motif di balik aksi penganiayaan ini dipicu oleh rasa kesal pelaku terhadap korban. Tersangka Bripda P merasa korban tidak menunjukkan loyalitas dan sikap hormat (respek) kepada senior karena tidak mengindahkan panggilan pelaku berkali-kali," ungkap Kapolda Sulsel.

​Atas perbuatannya, tersangka Bripda P dijerat dengan ​Pasal 468 ayat (2) atau Pasal 466 ayat (3) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan ​ancaman Pidana Maksimal 10 tahun penjara.
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved